JAYAPURA (PT) – Pemerintah Provinsi Papua akan membentuk badan khusus untuk mengurus cabang olahraga sepak bola dan atletik di Papua.
“Ya, Pak Gubernur sudah sampaikan di depan bapak Presiden Joko Widodo untuk menjadikan dua cabang olahraga tersebut sebagai cabang olahraga andalan putra-putri Papua ke depan,” kata Asisten I Bidang Pemerintahan Sekda Papua, Doren Wakerkwa, SH kepada wartawan usai membuka kompetisi liga berjenjang U-16 Piala Menpora 2019 di Stadion Mandala, akhir pekan kemarin.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Papua sudah membangun Stadion Papua terbaik kedua di Indonesia, maka harus ada satu badan khusus yang mengurus stadion itu.
Dengan demikian, lanjut Doren, badan yang akan dibentuk ini akan bertanggungjawab untuk mengurus sepak bola dan atletik di Papua.
Doren menambahkan, pembangunan Stadion Papua Bangkit  dengan biaya sebesar Rp 1,3 triliun, maka sepak bola Papua harus bangkit mulai dari usia dini.
“Dengan kegiatan piala Menpora tahun ini, ke depan kita akan gelar piala Gubernur Papua untuk semua kelompok umur, kita menggaungkan semangat olahraga dari Tanah Papua dan mewujudkan misi Gubernur yang menjadikan Papua sebagai provinsi sepakbola dan atletik,” ujarnya.
selanjutnya



Nama Lengkap
:
Lukas Wellem Mandowen
Tempat Lahir
:
Sarmi
Tanggal Lahir
:
06 April 1989
Agama
:
Kristen Protestan
Tinggi Badan
:
157 Cm
Thn. Bergabung
:
2014
Posisi
:
Forward
Alamat
:

selanjutnya



Nama Lengkap
:
Marinus Maryanto Wanewar
Tempat Lahir
:
Sarmi
Tanggal Lahir
:
24 Februari 1997
Agama
:
Kristen Protestan
Tinggi Badan
:
181 Cm
Thn. Bergabung
:
2015
Posisi
:
Centre-Forward
Alamat
:

selanjutnya

Jayapura (ANTARA News) - Berbicara soal sepak bola sudah pasti semua pihak akan kagum dengan talenta pesepak bola dari Papua, timur Indonesia tanpa mengenyampingkan daerah lainnya di nusantara.
Setiap musim sudah pasti, ada pemain baru yang diorbitkan oleh klub-klub asal Papua baik di liga 1 hingga liga III atau dari sekolah sepak bola (SSB).
Dan yang paling banyak mengorbitkan pemain muda asal Papua adalah klub Persipura Jayapura, selain klub seperti Perseru Serui, Persiwa Wamena, dan Persewar Waropen.?
Sebut saja, beberapa nama pesepak bola yang sangat terkenal dalam 10 tahun terakhir, seperti Eduard Ivak Dalam, Boaz TE Solossa, Christian Warobay, Ian Louis Kabes, Imanuel Wanggai, Yohanes Ferdinando Pahabol dan sejumlah nama lainnya.
Ada juga pemain asal Papua yang terkenal dari klub liga, seperti Erol FX Iba, Eli Aiboy, Yanto Basna hingga Terens Puhiri yang terkenal bisa berlari seperti kijang.
Pemain sekelas Eduard Ivakdalam terkenal piawai mengatur ritme permainan Persipura Jayapura, bahkan dia disebut sebagai `jenderal lapangan tengah` tim asal Kota Jayapura dan Papua itu.
Boaz TE Solossa yang akrab disapa Boaz dengan nomor punggung 86 di timnya Persipura Jayapura dan mengenakan nomor punggung 7 di tim nasional. Boaz terkenal ketika jaman Piter White membesut timnas pada saat Piala Tiger 2004. Pemain kelahiran Sorong, Papua Barat itu bermain memukau dan dijuluki bayi ajaib.
Ian Louis Kabes, tidak setenar rekannya Boaz tetapi bisa bermain dalam berbagai posisi, baik pada sektor pertahanan, tengah dan penyerang. Dia dijuluki si `pemalu` oleh rekan-rekan wartawan di Jayapura, karena ketika akan di wawancara selalu menghindar.
Kabes sapaan akrabnya merupakan penyeimbang lini tengah Persipura usai masa keemasan Eduard Ivakdalam selesai. Dia biasa dibantu oleh Imanuel Wanggai yang terkenal sebagai "tukang angkut air" atau pemutus serangan lawan.
Lalu, dalam lima tahun terakhir, ada juga nama Lukas Mandowen, Ricky Kayame, Marinus Maryanto Manewar, Osvaldo Haay, dan terakhir Todd Rivaldo Ferre, si anak ajaib asal Sentani, Kabupaten Jayapura.
Todd bersinar dalam Piala AFF U-19 2018 dengan tiga golnya ke gawang timnas Qatar, meski pada akhirnya harus mengakui keunggulan tim lawan.
Sejumlah nama-nama tersebut, merupakan mutiara asal Papua yang bersinar di kancah nasional hingga Asia. Bahkan pemain sekelas Boaz sempat ditawari oleh klub asal Belanda.
"Mereka semua ini tidak lepas dari pembinaan sepak bola yang dilakukan di Papua," kata Cris Leo Yarangga, legenda Persipura Jayapura yang terkenal dengan tendangan "geledek"nya.
selanjutnya